Kirim tulisan Anda melalui E-mail; ipmadojoglo@yahoo.com
Featured Posts

Sabtu, 05 November 2011

Kurangnya Penerapan Teknologi Komputer Berdasarkan Bidangnya di Kabupaten Dogiyai


Oleh; Alfrid Dumupa

Dalam kehidupan kita sehari-hari alasan utama untuk menetukan maju dan mundurnya di suatu daerah akan ditentukan oleh Sumber Daya Manusia yang berada disuatu daerah setempat.  Sehingga sumber daya manusia  tersebut kita harus perdayakan dengan serius, dan tidak terkecuali pula Kabupaten dogiyai yang di mekarkan beberapa tahun yang lalu pun harus serius memperdayakan sumber daya manusia yang ada di kabupaten dogiyai tersebut karena sumber daya manusia itulah yang akan menentukan maju dan mundurnya kabupaten dogiyai itu dalam berbagai aspek yaitu di bidang pendidikan dan sekolah karena disanalah yang akan mencetak sumber daya manusia yang berkualitas. Seringkali kita tidak menyadari bahwa  perubahan zaman ini selalu berubah karena dengan adanya pengaruh dunia teknologi  dan informasi maka sumber daya manusia yang ada di kabupaten dogiyai pun dipaksa untuk belajar agar mampu bersaing dalam dunia teknologi dan informasi tersebut.  Sekarang kita hidup dalam dunia yang sedang mengalami proses revolusi penerapan dari teknologi yang disebut dengan computerization (komputerisasi). Dunia  komputerisasi tidak hanya mempegaruhi di kalangan kita secara pribadi, tetapi juga mempengaruhi di kalangan masyarakat,oraganisasi-organisasi dan juga hampir semua aspek dalam kehidupan kita sehari-hari. Tidak terkecuali pula kabupaten dogiyai pun, sangat membutuhkan teknologi komputer untuk menentukan maju mundurnya pembangunan di kabupaten dogiyai tersebut.
read more...

Kamis, 03 November 2011

DI DOGIYAI BUTUHKAN KESEHATAN UMUM DAN KESEHATAN ANAK

Amoye Bidaby/Doc. Pribadi
[ BY: AMOYE BIDABI TEBAI ]

Setiap orang menginginkan dan berusaha agar badan atau tubuhnya tetap sehat karena di dalam tubuhnya yang sehat terdapat jiwa yang sehat.

Oleh karena itu kesehatan merupakan salah satu kebutuhan vital bagi umat manusia di dunia, hanya dengan tubuh yang sehat seseorang dapat hidup produktif dan melakukan segala aktivitas dengan baik secara social, ekonomi, politik, dll.Maka pembangunan kesehatan merupakan bagian yang tidak dapat di pisahkan dari pembangunan Nasional maupun pembangunan daerah karena kesehatan hampir menyentuh aspek kehidupan Manusia.

Tujuan akhir dari pada pembangunan kesehatan adalah terwujudnya derajad kesehatan masyarakat yang optimal sebagai salah satu unsur kesejahteraan umum sebagai program pemerintah untuk mencapai Dogiyai Dou Enaa pada Bupati Devinitif nanti.

Pada umumnya di Dogiyai kesehatan masyarakat lebih banyak di dekati dari aspek klinis, berkaitan dengan ini di dogiyai butuh para ahli kesehatan termasuk para dokter diberi kepercayaan penuh untuk mempelajari memecahkannya masalah kesehatan dogiyai. Artinya sehat itu keadaan fisik, mental, dan social seseorang secara utuh ada dalam kondisi baik dan tidak sekadar bebas dari penyakit, cacat dan kelemahan, artinya seseorang dinyatakan sehat tidak hanya dilihat dari kondisi fisik dan mentalnya yang ada dalam keadaan baik, tetapi juga perlu dilihat dari apakah seseorang tersebut dapat menerima dan dapat diterima secara social oleh masyarakat wilayah dogiyai dan di mana dia berapa pada wilayah tempat tinggalnya.

Tentang Kesehatan Secara khusus dalam UU No.23 tahun 1992 kesehatan masyarakat dinyatakan bahwa tujuan pembangunan kesehatan adalah untuk meningkatkan kesadaran, kemauan dan kemampuan hidup seseorang sehat bagi setiap orang agar terwujud derajad kesehatan yang optimal dan terwujud pula motto Kabupaten Dogiyai Dou Enaa melalui kesehatan umum dan kesehatan anak di Tanah papua pada umumnya.

Keberhasilan pembangunan kesehatan sangat besar peranannya dalam mewujudkan Sumber Daya Manusia ( SDM) yang berkualitas secara khusus di dogiyai dan pada umumnya di Papua tercinta dalam rangka mengimbangi makin ketatnya persaingan bebas pada era globalisasi saat ini.
Untuk menjaga keberhasilan di bidang kesehatan kabupaten dogiyai perlu ada upaya-upaya dalam bidang kesehatan untuk mencapai tujuan pembangunan kesehatan di dalam program Panca Karsa Husada, ada lima  ( 5 ) yaitu:

1.      1. Peningkatan kemampuan masyarakat untuk menolong dirinya sendiri di bidang kesehatan di dogiyai

2.      2. Perbaikan lingkungan hidup yang dapat menjamin kesehatan
3.      3. Meningkatkan status gizi masyarakat yang baik
4.      4. Mengurangi kesakitan dan kematian Masyarakat
5.     5. Mengembangkan keluarga sehat sejahtera dengan menerima norma keluarga kecil bahagia dan sejahtera demi mewujudkan dogiyai dou enaa.

Selain yang saya tulis diatas ada pula beberapa penyediaan fasilitas kesehatan yang penting di sediakan oleh pemerintah daerah kabupaten dogiyai seperti: Puskesmas, Posyandu dan Polindes ( Pos Bersalin Desa),begitu pula dengan ini untuk mempermudah pelayanan kesehatan masyarakat dan perlu ada penyebaran tenaga para medis seperti; Tenaga Dokter, Bidan Perawat sampai ke daerah-daerah pedesaan misalnya, kecamatan kamu utara, timur,selatan, barat,tengah dan kamuu sendiri di dogiyai.

Petugas Medis Di Dogiyai/Amen Coll
Anak-Anak adalah Generasi penerus bangsa papua, oleh karena itu, perlindungan terhadap kesehatan dan kesejahteraan anak-anak perlu mendapat perhatian serius dari semua pihak dan terutama para kandidat yang sedang kampanye di kabupaten dogiyai apabila masyarakat memiliki anda dan terpilih jadi bupati dan wakil bupati dogiyai agar dapat mengutamakan kesehatan masyarakat atau menjadi program utama dalam pembangunan kabupaten dogiyai di bupati devinitif.Agar anak-anak tumbuh kembang menjadi tunas-tunas bangsa yang sehat, tangguh, sejahtera lahir dan bathin.

Keberhasilan pembangunan dibidang kesehatan menyangkut berbagai macam kesehatan, salah satu diantaranya yang patut di perhatikan karena sangat menentukan tumbuh kembangnya seorang anak.

Semakin baik status gizi seorang anak di dogiyai, maka tingkat petumbuhan dan perkembangan anak tersebut semakin baik pula di dogiyai.sebaliknya apabila asupan gizi anak tidak terpenuhi atau tidak memenuhi angka kecukupan gizi , maka pertumbuhan dan perkembangan fisik dan mental anak menjadi terganggu atau mengalami cacat.Oleh karenanya semua pihak atau orang dogiyai harus berusaha untuk mendorong dan memfasilitasi agar angka kecukupan gizi anak (Balita) dapat tercapai untuk pembentukan anak balita yang sehat.
Jika Semua kesehatan masyarakat dogiyai berhasil maka terwujudlah cita-cita atau motto  pembangunan Kabupaten yang telah menjadi Motto kabupaten yakni: Dogiyai Dou Enaa akan terwujud dengan sendirinya karena menghasilankan kesehatan umum dan kesehatan anak di dalamnya akan ada Orang-orang Dogiyai yang Jiwanya Sehat pada khususnya dan pada umumnya orang papua yang sehat jiwa maupun raganya nanti.
 
Mhs Uniersitas Tekonologi Yogyakarta
read more...

4 Cabup Dogiyai Pertanyakan Tahapan Pemilukada Ke KPU Papua

Pilkada
JUBI ---- Sebanyak empat (4) kandidat Calon Bupati (Cabup) Kabupaten Dogiyai mempertanyakan proses tahapan Pemilukada yang dikerjakan KPUD setempat, karena dinilai ada pelanggaran yang dilakukan, terutama proses PAW bagi anggota KPUD Dogiyai yang bermasalah dan cacat hukum.

Dari pantauan Tabloidjubi.com, terlihat beberapa warga masyaraat sekitar Pukul 12.00 WIT mendatangani kantor KPU Papua lalu mendesak dengan tegas agar Dewan Kehormatan KPU Papua segera memeriksa anggota KPU Dogiyai yang disinyalir telah melakukan pelanggaran dalam tahapan Pemilukada.
read more...

Pemekaran Distrik Pouya Demi Kepentingan Sekelompok Orang



Foto oleh; Jubi/Almer Pits
JUBI --- Isu dan rencana pemekaran satu atau dua kampung untuk menjadi sebuah distrik di sekeliling Bukit Pouya, yang terletak antara Distrik Kamu dan Distrik Kamu Selatan Kabupaten Dogiyai Papua merupakan isu semata. Menurut laporan warga, isu pemekaran Distrik Pouya terdorong oleh kepentingan pejabat dalam sistim politik pemerintah setempat.

Tokoh Masyarakat setempat, Goupouga Goo, mengatakan, awalnya masyarakat tak pernah memahami arti pemekaran, tujuan dan maksudnya. “Dalam pemekaran ini, Kampung Putapa, Bukapa, Pouwouda dan Kampung Yepo sempat direncanakan akan dimekarkan menjadi beberapa kampung hingga memenuhi syarat pemekaran,” ucapnya menceritakan perjuangan sejumlah oknum pejabat Dogiyai memperjuangkannya, Kamis (13/10). Katanya, para pemangku kepentingan itu berjuang sejak dua tahun lalu, sebelum jadwal dan rencana Pemilihan Umum Kepala dan Wakil Kepala Daerah (Pemilukada) setempat bergulir.
“Tapi masyarakata menolak, dengan asalan mengorbankan warga. Serta para pejabat asal kampung sini juga hampir tidak ada. Kalau distrik Pouya terbentuk, siapa yang mau duduk di kantor distrik? Lebih bagus jangan sama sekali distrik ini terbentuk di kampung kami,” tekannya.
read more...

Minat dan Bakat Generasi Muda Dogiyai Belum Terperhatikan

Mahasiswa Dogiyai di Jogja/Amen
JUBI --- Banyak generasi muda Dogiyai yang  berpendidikan, namun adapula sebagian yang tak bersekolah, alias tinggal menjaga kampung. Walau demikian, anak berpendidikan ataupun tak berpendidikan, mesti dilibatkan program bakat dan minat di bidang seni dan olahraga oleh pemerintah setempat.

Hal tersebut disampaikan Pionir Pemuda Dogiyai, Theodorus Agapa, kepada www.tabloidjubi.com, Kamis (13/10). “Walaupun bakat dan talenta pemuda dan pemudi Dogiyai cukup diacungkan jempol, tapi pentas hanya ketika pergelaran perayaan upacara tertentu saja. Sebenarnya kami berharap, kemampuan generasi muda ini berkembang menjadi pekerjaan profesi. Tapi apa boleh buat, tangan ini tak sampai,” ujar Agapa berkiasan tentang cita-cita dan harapan generasi muda di Kabupaten Dogiyai, Kamis Siang.
read more...